Arminareka Perdana

Travel Umroh Terbaik & Terpercaya| Paket Umroh Murah

Menu

panduan teknis ibadah umroh

Mar
09
2017
by : nana. Posted in : Blog
  • BAGIAN 1 : PERSIAPAN KEBERANGKATAN

PENGERTIAN IBADAH UMROH

Berziarah ke Baitullah dengan berihram (berniat umroh), untuk melaksanakan thawaf (mengelilingi Ka`bah 7 kali), Sa`i (berlari-lari kecil diantara bukit Shafa dan Marwa), serta mencukur (Tahallul) atau memendekkan rambut kepala.

 

PERLENGKAPAN YANG DIBAWA

  • Membawa pakaian secukupnya, jaket, sarung tangan dan kaos kaki (untuk wanita).
  • Obat-obatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Khusus wanita yang mendekati masa haid, membawa obat penunda haid seperti primoleut, dll.
  • Membawa masker, kacamata hitam, pelembab.
  • Tas kecil untuk ibadah ke masjid
  • Kantong plastik untuk membawa sandal saat masuk masjid
  • Memakai sepatu/sandal yang nyaman untuk perjalanan
  • Membawa spidol, lakban, dll apabila perlu (untuk menulis identitas bagasi saat kepulangan).

 

ADAB-ADAB PERJALANAN

  • Mandi sunat musafir
  • Sholat sunat safar. Bacaan pada rakaat pertama adalah surah Al Kaafiruun, pada rakaat kedua adalah surah Al Ikhlas. Dilanjutkan membaca doa sholat safar.
  • Membaca doa sebelum meninggalkan rumah, yaitu surah Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas, ayat Kursi. Doa saat keluar rumah, doa sewaktu berada di atas kendaraan dan doa saat kendaraan mulai bergerak.

 

SHOLAT JAMA` DAN QASAR

Setelah meninggalkan rumah, dibolehkan melakukan sholat Qasar dan Jama`. Sholat ini boleh dilakukan dimana saja dengan syarat perjalanan itu melebihi jarak 91 km. Adapun cara sholat musafir sebagai berikut :

  • Menangguhkan sholat Maghrib untuk dikerjakan di waktu Isya. Atau menangguhkan sholat Dzuhur untuk dikerjakan di waktu Asar. Penangguhan ini dinamakan jama` Ta`khir. Jika sebaliknya, melakukan sholat Isya di waktu Maghrib atau sholat Asar di waktu Dzuhur, maka itu dinamakan jama` Taqdim.
  • Sholat 4 rakaat dipendekkan menjadi 2 rakaat dinamakan sholat Qasar.

 

PANDUAN TAYAMUM DI PESAWAT

  • Niat dalam hati akan melaksanakan tayamum
  • Membaca Bismillah
  • Tempel dan usapkan kedua telapak tangan pada sandaran kursi/dinding pesawat.
  • Usap telapak tangan kanan dengan telapak tangan kiri
  • Usap telapak tangan kiri dengan telapak tangan kanan
  • Usap wajah dengan kedua telapak tangan.

 

PANDUAN SHOLAT DI PESAWAT

  • Niat dalam hati akan melaksanakan sholat
  • Duduk di kursi dengan badan tegak lurus dan menutup aurat (usahakan tetap menghadap kea rah kiblat semampunya)
  • Takbir seperti biasa
  • Ruku` dengan menundukkan badan sedikit
  • Bersujud dengan menundukkan badan lebih rendah lagi
  • Diulangi sesuai urutan dan jumlah rakaat sholat
  • Diakhiri dengan salam

 

  • BAGIAN 2 : PROSES KEBERANGKATAN

Jamaah harus kumpul di bandara 4 jam sebelum take off. Tempat berkumpul adalah di terminal dan gate tertentu di bandara yang ditentukan berdasarkan pesawat yang digunakan. Pada saat berkumpul ini akan dilakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Pembagian atribut jamaah (ID name, ID bag, itinerary, daftar nama bis)
  • Pembagian makan (konsumsi)
  • Pengarahan dan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz
  • Pembagian dokumen (passport dan boarding pass)
  • Penentuan Mahram (bagi wanita di bawah 45 tahun yang berangkat tidak bersama suami)
  • Pengembalian dokumen asli kepada jamaah (surat nikah, akte kelahiran, dll)

 

Catatan :

Untuk memudahkan mengenali koper masing-masing, mohon diberikan tanda/ciri khas seperti : pita/kain berwarna, dll tanpa meninggalkan atribut dari ARP berupa ID bag (yang mencantumkan nama jamaah dan nomor bis). Dan apabila jamaah memiliki riwayat sakit harap melapor kepada petugas

 

Pada saat berkumpul di bandara, jamaah umroh diwajibkan memakai seragam batik Arminareka name tag dari ARP, memakai syal dan pin nomor bis (sebagai identitas grup apabila berangkat bersama Program umroh SAMARA Grup DB).

 

Catatan :

Name tag, syal dan pin nomor bis harus selalu digunakan selama dalam perjalanan dan setiap kali keluar dari hotel, baik untuk menjalankan ibadah maupun untuk keperluan lainnya.

 

Dilanjutkan dengan persiapan pakaian ihram. Apabila rute perjalanan menuju ke Mekkah terlebih dahulu, berarti miqat bisa dilakukan di atas pesawat (qornul Manazil/Ya`lam Lam) atau ada juga sebagian ulama yang membolehkan miqat saat di bandara. Apabila hal ini terjadi, maka pakaian ihram wanita maupun pria harap disimpan di tas jinjing/tas cabin. Jangan dimasukkan ke dalam koper.

Apabila rute perjalanan menuju Madinah terlebih dahulu, maka pakaian ihram boleh disimpan di koper/ bagasi. Miqat nanti akan dilakukan di Bir Ali saat perjalanan dari Madinah ke Mekkah.

 

  • BAGIAN 3 : PROSES LANDING DI JEDDAH (BANDARA KING ABDUL AZIS)

 

Kebijakan otoritas bandara King Abdul Azis selalu berubah-ubah. Hal ini perlu diketahui oleh jamaah umroh setibanya di Jeddah untuk menghindari persepsi bahwa ARP menelantarkan jamaah/tidak melayani jamaah secara maksimal. Kebijakan yang berubah-ubah ini memberikan dampak antara lain :

  • Terkadang proses imigrasi antar mahram disatukan, terkadang pria dan wanita dipisahkan. Jadi acuannya adalah mengikuti panduan dari petugas di bandara saat itu.
  • Terkadang proses imigrasi memakan waktu cukup lama, tapi kadang bisa juga cepat.
  • Berkaitan dengan bagasi/koper, adakalanya koper diminta untuk diambil dan dimasukkan sendiri ke dalam bis masing-masing. Tetapi kadang pengambilan koper ini dibantu potter petugas bandara untuk dikumpulkan, lalu di bawa ke dalam bis sesuai dengan daftar jamaah.
  • Perlu diketahui juga bahwa pesawat ini landing di bandara Jeddah terminal umroh haji.Muthawwif ARP tidak diperkenankan masuk area terminal ini. Oleh karena itu, Muthawwif hanya dapat menunggu di pintu keluar bandara King Abdul Azis.

 

  • BAGIAN 4 : PROSES CHECK IN DI HOTEL

 

Panduan proses ini adalah :

  • Pastikan setiap jamaah untuk mengisi buku panduan mengenai “DATA PEMILIK”. Isilah data tersebut dengan lengkap dan bawalah buku panduan teknis ibadah umroh ini kemana pun anda bepergian untuk menghindari tersesatnya jamaah.
  • Jamaah disarankan untuk membeli nomor telepon Saudi, untuk memudahkan komunikasi antar jamaah, leader, koordinator bis, Muthawwif, Ustadz dengan biaya komunikasi yang efisien.
  • Pada saat check in, koper akan dikumpulkan di lantai tertentu yang akan di umumkan oleh Muthawwif. Jamaah harap mengambil koper di lantai yang ditentukan tadi, lalu membawanya ke kamar masing-masing.
  • Apabila jumlah penghuni kamar tidak sesuai yang dipesan (misalnya memesan satu kamar bertiga ternyata mendapati satu kamar ber empat), maka segera melakukan konfirmasi kepada muthawwif.
  • Hati-hati dalam menyimpan barang berharga
  • Mengenai jam makan, ikutilah jadwal makan yang ditentukan oleh pihak hotel. Jika anda tidak dapat datang tepat waktu, ada kemungkinan makanan tidak tersedia karena sudah dibereskan oleh pihak hotel. Jika anda tidak ikut jadwal makan di hotel karena ingin berlama-lama ibadah di masjid, dimohon untuk mencari makanan sendiri. Pastikan kebutuhan makan anda terpenuhi agar stamina selama menjalankan ibadah umroh tetap terjaga dengan baik.
  • Setiap jamaah tidak diperbolehkan membuat jadwal city tour sendiri tanpa sepengetahuan muthawwif/tour leader.
  • Setiap keluar hotel, jangan lupa membawa buku panduan teknis ibadah umroh ini yang berisi data pribadi dan selalu mengenakan name tag, syal, dan pin nomor bis.
  • Jamaah waanita yang akan keluar hotel baik untuk pergi ke masjid ataupun jalan-jalan di sekitar hotel, tidak diperkenankan berjalan sendirian untuk menghindari hal-hal yag tidak diinginkan.
  • Setiap kali berangkat ke masjid, jangan lupa untuk membawa kantong plastik tempat menyimpan sandal/sepatu. Bawalah selalu sandal/sepatu anda ke dalam masjid untuk menghindari kehilangan. Seringkali terjadi kasus jamaah tersesat karena mencari-cari sandalnya yang hilang karena disimpan di pintu yang berbeda saat datang dan pulang dari masjid.

 

  • BAGIAN 5 : KEGIATAN IBADAH DAN CITY TOUR

 

  1. Ikuti arahan dari ustadz/muthawwif/tour leader saat pelaksanaan ibadah umroh/city tour.
  2. Pastikan pada saat melakukan ibadah umroh selalu menggunakan identitas diri. Bagi jamaah wanita wajib menggunakan bergo ARP saat melakukan ibadah umroh (thawaf dan sa`i). dan membawa buku doa.
  3. Pastikan anda tetap bersama rombongan/tidak terpisah-pisah saat melakukan thawaf dan sa`i.
  4. Tidak perlu membawa gunting saat Tahallul, karena sudah dipersiapkan oleh muthawwif.
  5. Saat melakukan city tour, mohon diperhatikan hal-hal sebagai berikut :
  • Ikuti ketentuan waktu sesuai yang diumumkan oleh muthawwif/tour leader. Jangan sampai kegiatan belanja membuat anda lupa waktu. Ingat bahwa ada jamaah lain yang menunggu anda di dalam bis, dan masih ada objek lain yang harus dikunjungi dalam waktu yang terbatas.
  • Tidak diperkenankan memberi uang kepada wanita-wanita peminta-minta (seringkali berkulit hitam dan bercadar). Jika anda berniat shodaqoh, berikanlah uang kepada tukang sapu atau pekerja yang mengurus air zam-zam yang ada di Masjidil Haram/Masjid Nabawi.
  • Jika di Jabal Rahmah ditawarkan untuk naik onta dan berfoto, jangan dihiraukan. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan (charges yang mahal, kecelakaan saat naik onta, dll).
  • Jika saat di Masjidil Haram ada yang menawarkan mencium Hajar Aswad, ini juga jangan dihiraukan karena biasanya meminta tariff tertentu yang cukup mahal.
  • Saat city tour, bawalah uang cash secukupnya saja. Kita bisa mengambil tambahan uang cash di ATM terdekat yang berlogo Visa atau Mastercard.
  • Jangan percaya tawaran apapun dari orang yang baru dikenal.

 

  • BAGIAN 6 : PROSES KEPULANGAN

 

  • Saat kepulangan, koper disimpan di depan pintu kamar masing-masing untuk dibawa oleh petugas.
  • Belanjaan harus dimasukkan ke dalam koper atau tempat yang kokoh (jangan dimasukkan ke dalam kantong-kantong yang kecil yang mudah rusak untuk menghindari barang tercecer/kehilangan).
  • Pastikan semua barang tidak ada yang tertinggal. Setiap koper harus diberi identitas yang jelas. Untuk jamaah dari luar Jakarta yang membeli tiket add on, tuliskan identitas daerah asal, misalnya : YOGYAKARTA, SURABAYA, dll. Karena koper nantinya akan dipisahkan sesuai dengan daerah tujuan.
  • Saat menunggu di Bandara Jeddah, maka kita akan menemukan kondisi yang sama dengan saat kita landing di Bandara ini. Kebijakan otoritas bandara yang berubah-ubah seringkali kita harus menunggu berjam-jam. Mohon bersabar dan tetaplah ikhlas, agar nilai ibadah kita tidak berkurang di hadapan Alloh SWT.
  • Mengenai koper, juga sering kali terdapat perubahan kebijakan. Kadang-kadang koper dibawa oleh potter bandara, lain waktu dibawa oleh jamaah masing-masing.
  • Mengenai check in, terkadang dilakukan secara kolektif oleh petugas, kadang-kadang kita diminta untuk check in sendiri-sendiri.
  • Saat tiba di Bandara Soekarno hatta :
  1. Koper diambil oleh masing-masing jamaah
  2. Air zam-zam dibagikan oleh petugas ARP di bandara dengan menunjukkan passport. Setiap jamaah akan mendapatkan air zam-zam sebanyak 5 liter.
  3. Pastikan jamaah menginformasikan kedatangan kepada pihak keluarga agar mereka dapat melakukan proses penjemputan.
  4. Untuk jamaah dari daerah pastikan kesiapan tiket kepulangan dan terminal keberangkatannya.
  5. Petugas hanya bertanggung jawab sampai dengan pembagian air zam-zam dan tidak mengantarkan jamaah ke terminal lanjutan.

 

 

 

 

BIRO ARMINAREKA PERDANA

HP 0852 2029 1983

WA 0895 3442 6 3231

 

 

artikel lainnya :

Paket Umroh murah, Umroh Promo

Beberapa keutamaan ibadah umroh

pencarian dari google:

artikel lainnya panduan teknis ibadah umroh

Selasa 17 Januari 2017 | Blog

Arminareka Perdana membuktikan diri sebagai biro travel umroh dan haji plus terbesar di Indonesia. lebih dari…

Jumat 10 Februari 2017 | Blog

15 ALASAN YANG TAK MUNGKIN DILEWATKAN Berpengalaman selama 27 tahun Sejak didirikan tahun 1990 sampai saat…

Kamis 9 Februari 2017 | Blog

Kerinduan ku ingin berkunjung ke Rumah-Mu Setiap Muslim siapa pun itu pasti merindukan bisa pergi ke…

Minggu 15 Januari 2017 | Blog

Alhamdulillah Arminareka Perdana sudah melalui masa perjalanan selama lebih 25 tahun. Tentunya ini menjadi keunggulan sendiri…